Dia menekankan pemerintah akan membuat semua BUMN bekerja sesuai porsi dan keahliannya masing-masing. Dony mencontohkan, WIKA yang masuk dalam konsorsium tersebut akan fokus pada urusan kontraktor dan tidak lagi menangani operasional kereta cepat.
“Itu kita bereskan sekalian. Kita ingin semuanya sekali selesai dan tuntas, kemudian kita kembalikan ke porsinya masing-masing. Misalnya, WIKA memang bukan bidangnya di situ, maka fokus pada kontraktor. Nanti satu per satu kita bereskan. Kita ingin semuanya selesai tuntas,” jelas Dony.
(Feby Novalius)