Sarmuji juga mengungkapkan bahwa pihaknya menerima banyak keluhan dari peternak, khususnya dari sentra produksi seperti Blitar dan daerah lainnya. Jumlah peternak ayam petelur yang besar membuat persoalan ini berdampak luas terhadap ekonomi rakyat.
“Keluhan dari peternak terus berdatangan. Ini menunjukkan masalahnya nyata dan dirasakan langsung oleh pelaku usaha di lapangan. Pemerintah perlu segera hadir dengan kebijakan yang responsif dan tepat sasaran,” ujarnya.
(Feby Novalius)