JAKARTA - BPJS Kesehatan terus mendorong peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) untuk lebih peduli terhadap kondisi kesehatannya melalui upaya preventif dengan pemanfaatan layanan Skrining Riwayat Kesehatan.
Skrining Riwayat Kesehatan kini tidak lagi dipandang sebagai fasilitas tambahan, melainkan langkah awal yang krusial untuk mendeteksi risiko penyakit sejak dini seperti penyakit hipertensi. Skrining Riwayat Kesehatan dapat dilakukan secara mandiri tanpa harus datang langsung ke fasilitas kesehatan.
Wiwit (43), seorang ibu dari 4 anak yang kini berprofresi sebagai seorang pedagang di Pasar Raya Solok menyampaikan pengalamannya mengisi skrining riwayat kesehatan pada aplikasi Mobile JKN, saat hendak mengambil antrian online untuk berobat ke fasilitas kesehatan terdaftar.
“Saat ingin mengambil antrian online saya tertarik dengan fitur Skrining Riwayat Kesehatan di aplikasi Mobile JKN. Saya isi sesuai keadaan sebenarnya dan kaget ketika hasilnya menunjukkan saya beresiko penyakit hipertensi,” ujar Wiwit dalam keterangan tertulis, Rabu (15/4/2026).
Wiwit mengaku merasa kaget saat mengetahui hasil dari skrining riwayat kesehatan yang ia lakukan menunjukkan bahwa dirinya beresiko mengidap penyakit hipertensi.
Namun melalui skrining ini, Wiwit bersyukur dapat mendeteksi secara dini akan potensi resiko penyakit layaknya hipertensi yang mungkin saja bisa ia idap, apabila tidak dikelola dengan segera.
Bagi Wiwit, hal sederhana ini dapat berdampak sangat besar khususnya bagi masyarakat, khususnya bagi masyarakat yang memang sudah sadar akan pentingnya kesehatan.