“Setiap kapal yang sandar di Ampenan memiliki peran strategis dalam memastikan energi tersedia secara tepat waktu dan merata. Melalui armada yang beroperasi secara rutin, Pertamina Patra Niaga menjaga kesinambungan distribusi BBM agar kebutuhan masyarakat di wilayah selatan Nusantara tetap terpenuhi,” ujarnya.
Sebagai negara kepulauan, Indonesia mengandalkan kapal tanker sebagai penghubung distribusi energi antara terminal suplai dan wilayah yang tidak terjangkau jaringan pipa darat.
Di NTB, jalur laut menjadi sarana utama dalam memastikan keandalan pasokan energi, khususnya bagi pulau-pulau yang bergantung pada konektivitas maritim.
Dengan frekuensi pengiriman rutin yang mencapai lebih dari 30 voyage per bulan ke kawasan NTB, Pertamina Patra Niaga terus menjaga distribusi energi tetap berjalan secara aman, efisien, dan berkelanjutan, sekaligus mendukung aktivitas ekonomi masyarakat dan pertumbuhan daerah.
(Feby Novalius)