Harga BBM Nonsubsidi Naik, Bahlil Perketat Penggunaan BBM Subsidi

Iqbal Dwi Purnama, Jurnalis
Senin 20 April 2026 16:23 WIB
Menteri ESDM Bahlil (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia akan memperketat pemantauan konsumsi BBM subsidi, pasca kenaikan BBM non subsidi beberapa waktu lalu. 

Dia menjelaskan pengawasan diperketat untuk mengantisipasi peralihan konsumsi BBM masyarakat, yang sebelumnya menggunakan non subsidi menjadi subsidi ketika penyesuaian harga yang dilakukan oleh Badan Usaha. 

"Jangan karena harga BBM RON 95 ke atas naik, tiba-tiba mereka masuk ke subsidi. Itu mengambil hak saudara kita yang berhak menerima. Pengawasnya ketat," ujarnya saat ditemui usai Konferensi Pers di Kementerian ESDM, Senin (20/4/2026).

Bahlil mengatakan, salah satu kebijakan pengetatan pengawasan konsumsi BBM subsidi saat ini adalah dengan membatasi pembelian maksimal 50 liter per hari. Angka tersebut diambil dari pra kiraan konsumsi harian masyarakat, bukan ukuran industri. 

"Waktu di Seoul di Korea, saya menyampaikan bahwa BBM-nya itu akan diberikan per hari 50 liter. 50 liter itu kan tangki sudah penuh itu, sudah 300 kilometer Lebih lah. Sebagai mantan sopir angkot, itu pengalaman saya," tambahnya. 

Sementara untuk kendaraan roda 2, Bahlil mengatakan hingga saat ini belum ada aturan untuk pembelian BBM konsumsi. Karena dianggap kapasitas tangki motor tidak terlalu besar untuk menyedot BBM subsidi. 

"Untuk motor sampai dengan sekarang adinda mau isi berapa saja tidak apa-apa," tambahnya. 

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya