Perlu diketahui gabungan pengusaha industri telur asal China yang bakal menjadi mitra Kadin memiliki spesifikasi masing-masing. Ada yang fokus pada agroteknologi untuk pengembangan produksi ayam dan produk turunannya hingga yang fokus pada hanya operasional produksi ayam hingga perusahaan yang mengatur rantai pasok.
Adapun korporasi yang terlibat mulai dari Hubei Shendi Biological Technology, Henan Xingjyi, Equipment, Shandong Yuwang Food Group, Fuzhou Min-Tai Machinery, Animal Nutrition Shenzen Red Biotechnology, Shandong bangshengda biotechnology hingga Geren Food Group.
Dalam momen sama, pimpinan delegasi industri, Wang Zhongqiang menyatakan kesiapannya untuk membangun hilirisasi industri unggas, yang dapat dimulai pada komoditas ayam dan turunannya.
"Tujuan dari bisnis ini sebenarnya, mereka (pengusaha) berharap dapat mengekspor lebih banyak produk dari Tiongkok ke pasar Indonesia. Selain itu, beberapa delegasi sebenarnya memiliki rencana untuk mendirikan pabrik di Indonesia," kata dia.
Wang mengatakan kesiapan perusahaan Tiongkok di semua lini rantai pasok. Mulai dari ada yang bergerak sebagai suplai pakan ayam, peralatan peternakan dan mereka yang mengurusi bioteknologi untuk inovasi produksi ayam dan produk turunannya.
"Kami juga memiliki salah satu rumah potong hewan yang sangat besar di Tiongkok dan mereka menyembelih sekitar 120 juta ayam per tahun," ucap Wang.
(Taufik Fajar)