Menurut Cris, saat ini, Kemnaker masih fokus menyelesaikan program pemagangan tahun 2025, terutama pada aspek sertifikasi kompetensi bagi peserta. Program ini tidak hanya memberikan pengalaman kerja, tetapi juga membekali peserta dengan pengakuan keahlian secara resmi.
"Sekarang kita lagi menyelesaikan dulu untuk yang 2025 karena kita untuk sertifikasi ini, sertifikasi BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi). Jadi mereka lulus tuh bukan hanya punya pengalaman kerja, tapi juga punya sertifikasi keahlian dari BNSP," pungkasnya.
(Taufik Fajar)