Dirut BRI Ungkap Ekonomi RI Masih Kuat di Tengah Perang AS-Iran

Anggie Ariesta, Jurnalis
Kamis 30 April 2026 10:42 WIB
Dirut BRI Ungkap Ekonomi RI Masih Kuat di Tengah Perang AS-Iran (Foto: Okezone)
Share :

Kondisi ekonomi nasional yang kuat tercermin langsung pada neraca keuangan BRI. Emiten bersandi saham BBRI ini mencatat pertumbuhan aset sebesar 7,2 persen menjadi Rp2.250 triliun. 

Pertumbuhan ini didorong oleh penyaluran kredit yang meningkat 13,7 persen menjadi Rp1.562 triliun, dengan segmen UMKM tetap menjadi pilar utama sebesar Rp1.211 triliun.

Dari sisi pendanaan, BRI berhasil memperbaiki struktur dana murah atau CASA yang tumbuh 13,2 persen. Hal ini berdampak pada efisiensi biaya dana (cost of fund) yang turun dari 3 persen menjadi 2,3 persen.

"BRI tidak hanya tumbuh, tetapi juga mampu menjaga kualitas pertumbuhan. Tumbuh saja mungkin mudah, tetapi tumbuh secara berkelanjutan dan berkualitas adalah hal yang harus dikelola dengan baik," tegas Hery.

Kualitas aset BRI juga menunjukkan tren perbaikan dengan rasio Loan at Risk (LAR) yang turun ke level 9,7 persen dari sebelumnya 11,1 persen. Perbaikan manajemen risiko ini mendorong kenaikan Return on Equity (ROE) menjadi 18,4 persen.

Sebelumnya, pada 10 April 2026, BRI juga telah memutuskan pembagian dividen tunai tahun buku 2025 dengan total fantastis mencapai Rp52,102 triliun atau Rp346 per lembar saham.

"Dengan dividend payout ratio sekitar 92 persen, hal ini mencerminkan komitmen BRI dalam menjaga keseimbangan antara pemberian imbal hasil yang menarik tetapi juga penguatan fundamental perusahaan," pungkasnya.
 

(Dani Jumadil Akhir)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya