JAKARTA - Penataan dan optimalisasi fasilitas di lingkungan Hunian Sementara Danantara (Huntara) Tamiang, Aceh, telah diselesaikan. Langkah ini dilakukan sebagai upaya menjaga kualitas dan fungsi infrastruktur bagi masyarakat penghuni.
Evaluasi awal terhadap kondisi fasilitas dilakukan pada 21 April 2026, yang kemudian ditindaklanjuti dengan proses perbaikan secara terukur. Seluruh tahapan pekerjaan dilaksanakan dengan mengedepankan standar mutu dan keselamatan, meliputi penataan ulang area terdampak, penguatan struktur dasar, serta penyempurnaan jalur akses selasar agar dapat kembali digunakan secara optimal.
Per 28 April 2026, seluruh fasilitas telah kembali dalam kondisi optimal dan siap dimanfaatkan oleh masyarakat. Dengan selesainya pekerjaan tersebut, aktivitas warga di Huntara Tamiang, termasuk mobilitas di lingkungan hunian, kembali berjalan dengan aman dan nyaman.
Project Manager Nindya Karya, Irwan, mengatakan proses perbaikan dilakukan secara menyeluruh dengan fokus pada kualitas dan keberlanjutan fungsi fasilitas.
“Kami memastikan setiap tahapan pekerjaan berjalan dengan baik sehingga fasilitas dapat kembali digunakan secara aman dan nyaman oleh masyarakat. Kami juga terus melakukan pemantauan di lapangan agar kondisi tetap terjaga,” ujarnya, Jumat (1/5/2026).