Rupiah Menguat ke Rp17.333, Geopolitik dan Ekonomi AS Jadi Sentimen Pasar

Anggie Ariesta, Jurnalis
Kamis 07 Mei 2026 16:20 WIB
Rupiah Menguat ke Rp17.333, Geopolitik dan Ekonomi AS Jadi Sentimen Pasar. (Foto: Okezone.com)
Share :

Dalam kondisi tersebut, pemerintah sebenarnya memiliki ruang untuk melakukan penyesuaian harga BBM bersubsidi. Namun, opsi tersebut dinilai akan menjadi langkah terakhir mengingat dampaknya terhadap daya beli masyarakat. Dengan keterbatasan fiskal ini, langkah yang paling masuk akal dilakukan pemerintah adalah menyelesaikan pekerjaan rumah yang belum tuntas, yakni deregulasi. Hal ini penting untuk menjaga keberlangsungan industri.

Selain itu, pemerintah juga berupaya menjaga napas industri, terutama dalam meningkatkan produksi dalam negeri melalui hilirisasi. Jika bahan baku berbasis energi bisa diproduksi lokal, industri di Tanah Air bisa mengurangi ketergantungan impor.

Situasi yang terjadi saat ini menjadi waktu yang tepat bagi semua pihak untuk berbenah, termasuk menghadirkan energi yang lebih ramah lingkungan untuk digunakan masyarakat maupun sektor industri.

Berdasarkan analisis tersebut, Ibrahim memprediksi bahwa rupiah akan bergerak fluktuatif pada perdagangan selanjutnya dan berpotensi ditutup melemah dalam rentang Rp17.300–Rp17.340 per dolar AS.

(Feby Novalius)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya