Head of Strategy, Integrated Marketing Communication OVO, Asep Haekal mengatakan bahwa literasi keuangan menjadi bekal penting bagi generasi muda dalam menghadapi masa depan finansial yang semakin terdigitalisasi.
“Fintech hari ini bukan hanya soal kemudahan transaksi, tetapi juga bagaimana teknologi dapat membantu generasi muda membangun kebiasaan finansial yang kuat dan lebih sehat. Melalui Fintech Academy, OVO ingin mendorong mahasiswa agar tidak hanya aktif menggunakan layanan digital, tetapi juga mampu mengelola keuangan secara bijak, aman, dan bertanggung jawab,” ujar Asep Haekal.
Melalui diskusi ringan bersama mahasiswa, peserta didorong untuk mulai membangun kebiasaan finansial sehat sejak dini, mulai dari memahami prioritas kebutuhan, membuat perencanaan pengeluaran, memiliki tujuan finansial, hingga mengevaluasi pola konsumsi.
Pemahaman ini menjadi penting agar kemudahan promo, pembayaran cashless, dan akses layanan keuangan digital tidak justru mendorong perilaku konsumtif, melainkan dapat mendukung pengelolaan keuangan yang lebih seimbang.
Selain membahas pengelolaan keuangan, sesi ini juga menyoroti pentingnya keamanan dalam menggunakan layanan fintech. Mahasiswa diajak untuk lebih sadar terhadap perlindungan data pribadi, keamanan transaksi, serta pentingnya memilih layanan keuangan digital yang resmi dan terpercaya. Kewaspadaan ini menjadi semakin relevan di tengah maraknya kasus penipuan digital dengan modus social engineering yang banyak menyasar pengguna, termasuk anak muda.