Penguatan indeks dolar yang diproyeksikan Ibrahim juga menjadi tekanan bagi nilai tukar rupiah. Di sisi lain, penguatan dolar turut didorong oleh data ketenagakerjaan Amerika Serikat pada April yang solid, sehingga Ketua The Fed, Kevin Walsh, cenderung mempertahankan suku bunga.
Satu faktor fundamental yang menjaga harga emas tetap tinggi adalah aksi pembelian oleh bank sentral global, terutama Tiongkok.
“Bank Sentral Tiongkok memperkuat cadangan devisa nasionalnya. Pada kuartal pertama, mereka melakukan pembelian sebanyak 7,15 ton. Dengan tambahan tersebut, Tiongkok masuk lima besar negara dengan cadangan emas terbesar di dunia, yaitu 2.313,48 ton,” jelas Ibrahim.
(Feby Novalius)