Ia mengatakan pihaknya akan terus memperluas kerja sama di sektor energi dan industri, sekaligus mendukung pengembangan tenaga kerja lokal melalui transfer pengetahuan dan teknologi.
Dari pihak Indonesia, sejumlah kementerian dan lembaga menegaskan dukungan terhadap penguatan ekosistem inovasi industri nasional.
Perwakilan Badan Riset dan Inovasi Nasional, Ajeng Arum Sari, menilai kerja sama internasional diperlukan untuk mempercepat hilirisasi hasil riset.
Sementara itu, Direktur Promosi Wilayah Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, Cahyo Purnomo, menegaskan pentingnya investasi dan transfer teknologi untuk mendukung transformasi industri nasional.
Dari sektor industri, Staf Ahli Kementerian Perindustrian, Adie Rochmanto Pandiangan, menyatakan bahwa pemerintah terus mendorong percepatan transformasi digital dan industri hijau.