Prabowo Minta Himbara Beri Bunga Kredit Rakyat 5 Persen, Ini Catatan OJK

Anggie Ariesta, Jurnalis
Minggu 17 Mei 2026 13:02 WIB
Prabowo Minta Himbara Beri Bunga Kredit Rakyat 5 Persen, Ini Catatan OJK (Foto: Okezone)
Share :

Penurunan terbesar terjadi pada lini kredit produktif secara year-on-year (YoY), di mana Kredit Modal Kerja (KMK) menyusut 67 bps menjadi 8,00 persen dan Kredit Investasi (KI) melandai 68 bps ke posisi 7,90 persen.

Penurunan suku bunga kredit ini dipicu oleh merosotnya biaya dana pihak ketiga (DPK) Rupiah sebesar 55 bps menjadi 2,66 persen, seiring transmisi penurunan BI Rate dari 5,75 persen pada Maret 2025 menjadi 4,75 persen pada Maret 2026.

OJK memproyeksikan suku bunga kredit domestik masih berpotensi melanjutkan tren penurunan. Suku bunga kredit diperkirakan masih dalam tren menurun, namun kecepatannya akan sangat bergantung pada kemampuan masing-masing bank dalam mengelola struktur biaya dana (Cost of Fund/CoF).

"Perbankan perlu mengelola strategi pendanaan mereka, khususnya untuk meningkatkan porsi dana murah sehingga akan menciptakan ruang bagi penurunan suku bunga kredit," tambah Dian.

Meski begitu, OJK memberikan catatan kritis agar perbankan tetap waspada terhadap dinamika makro global. Pada akhir April 2026, Bank Sentral AS (The Fed) dalam rapat FOMC memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan (Fed Funds Rate) di level 3,50-3,75 persen.

Kondisi moneter AS dan gejolak geopolitik global tersebut tetap menjadi faktor penentu yang dihitung cermat oleh OJK. Regulator pun mengimbau perbankan tanah air agar melakukan penyesuaian suku bunga secara bertahap demi menjaga titik keseimbangan antara tuntutan pasar dan rasio keuangan yang sehat.
 

(Dani Jumadil Akhir)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya