Rupiah Ditutup Menguat ke Rp17.653 per Dolar AS Usai BI Naikkan BI Rate Jadi 5,25 Persen

Anggie Ariesta, Jurnalis
Rabu 20 Mei 2026 16:21 WIB
Rupiah Hari Ini (Foto: Okezone)
Share :

Dari sentimen domestik, pasar merespon positif atas pidato Presiden Prabowo Subianto di DPR RI, yang menargetkan pertumbuhan ekonomi 5,8 persen hingga 6,5 persen pada 2027. Prabowo mengungkapkan rata-rata pertumbuhan ekonomi Indonesia selama tujuh tahun terakhir adalah 5 persen.

Namun ia mengakui meski ekonomi melaju, kelas menengah menurun dan kemiskinan meningkat. Selain pertumbuhan ekonomi, pemerintah juga menargetkan inflasi di kisaran 1,5 persen hingga 3,5 persen.

Dari sisi nilai tukar, rupiah ditargetkan berada di kisaran Rp16.800 hingga Rp17.500 per dolar AS, suku bunga SBN 10 tahun 6,5-7,3 persen. Di sektor energi, harga minyak mentah Indonesia diasumsikan USD70-USD90 per barel.

Adapun lifting minyak mentah 602 ribu barel per hari hingga 615 ribu barel per hari dan lifting gas bumi 934 ribu barel setara minyak per hari hingga 977 ribu barel setara minyak per hari.

Terkait APBN, tahun depan pemerintah menargetkan pendapatan negara di kisaran 11,82 hingga 12,40 persen dari PDB, belanja negara 13,62 hingga 14,80 persen dari PDB, dan defisit dijaga di kisaran 1,8 hingga 2,4 persen dari PDB. "Kita akan berjuang terus untuk menekan dan memperkecil defisit," ujar Prabowo.

Kemudian, Bank Indonesia memutuskan menaikkan suku bunga acuan, BI Rate, sebesar 50 basis poin ke level 5,25 persen. Suku bunga Deposit Facility sebesar 4,25 persen dan Lending Facility sebesar 6.25 persen. Keputusan ini mengakhiri kebijakan BI menahan suku bunga selama 8 bulan beruntun.

Keputusan ini, menurut BI, dilakukan untuk memperkuat stabilitas nilai tukar Rupiah dari dampak memburuknya kondisi global akibat perang di Timur Tengah serta menjaga pencapaian sasaran inflasi 2026-2027 dalam sasaran 2,5±1 persen.

Berdasarkan analisis tersebut, Ibrahim memprediksi bahwa mata uang rupiah akan bergerak fluktuatif pada perdagangan selanjutnya dan berpotensi ditutup melemah dalam rentang Rp17.650-Rp17.700 per dolar AS.

(Taufik Fajar)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya