Pada kesempatan yang sama, Direktur Chandra Pelabuhan Nusantara Edi Riva'i, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kementerian Perhubungan, khususnya Ditjen Hubla dan KSOP Kelas I Banten, atas kepercayaan dan sinergi yang terjalin dengan baik.
Menurutnya, momentum ini merupakan tonggak strategis dalam memperkuat ekosistem logistik nasional, terutama industri petrokimia dan manufaktur.
"PT Chandra Pelabuhan Nusantara memiliki posisi strategis sebagai salah satu Badan Usaha Pelabuhan swasta pertama di Indonesia yang terintegrasi dengan kawasan industri kimia, sekaligus menjadi salah satu fasilitas pelabuhan terintegrasi terbesar di Indonesia.
Edi juga menambahkan bahwa bagi perusahaan, konsesi ini menjadi landasan penting dalam memperkuat kepastian usaha dan meningkatkan kualitas layanan operasional pelabuhan yang berkelanjutan. Sebagai bagian dari Chandra Asri Group, pihaknya berkomitmen untuk mengelola fasilitas kepelabuhanan ini secara andal, aman, dan efisien dengan mengedepankan prinsip keberlanjutan.
(Dani Jumadil Akhir)