Dana tersebut akan digunakan untuk mendukung sejumlah kegiatan produksi Pindad, antara lain kendaraan operasional Maung MV3, berbagai jenis amunisi, serta kendaraan water cannon yang digunakan untuk kebutuhan keamanan.
Direktur Utama Pindad Sigit Puji Santosa menyambut baik dukungan pembiayaan yang diberikan BTN. Menurutnya, fasilitas tersebut akan membantu perusahaan dalam memenuhi kebutuhan produksi untuk sejumlah proyek yang sedang berjalan.
"Kami mengapresiasi dukungan pembiayaan dari BTN. Fasilitas ini akan memperkuat kapasitas kami dalam menjalankan berbagai proyek, termasuk produksi kendaraan operasional, amunisi, dan produk pertahanan lainnya yang dibutuhkan," ujar Sigit.
Ia menambahkan, dukungan sektor perbankan dinilai penting untuk menunjang keberlangsungan industri strategis nasional, termasuk industri pertahanan.
"Kolaborasi antara industri dan lembaga keuangan menjadi salah satu faktor yang dapat mendukung pengembangan industri pertahanan nasional secara berkelanjutan," katanya.
(Feby Novalius)