Era AI, ASN Tak Cukup Kerja dari Balik Meja

Feby Novalius, Jurnalis
Rabu 03 Juni 2026 08:05 WIB
Aparatur Sipil Negara (ASN) dituntut memiliki kemampuan komunikasi strategis, ketangkasan, dan kepemimpinan adaptif. (Foto: Okezone.com/Kemenpan RB)
Share :

JAKARTA – Aparatur Sipil Negara (ASN) dituntut memiliki kemampuan komunikasi strategis, ketangkasan, dan kepemimpinan adaptif untuk menghadirkan pelayanan publik yang cepat, tepat, dan berdampak di tengah disrupsi teknologi serta pesatnya perkembangan artificial intelligence (AI).

Untuk menjawab tantangan tersebut, Lembaga Administrasi Negara (LAN) menerbitkan Peraturan LAN Nomor 2 Tahun 2026 yang menegaskan ASN tidak lagi cukup bekerja secara administratif dari balik meja birokrasi.

Deputi Bidang Peningkatan Kualitas Kebijakan Administrasi Negara, Agus Sudrajat, mengatakan ASN harus mampu membangun persepsi positif publik melalui kerja nyata serta memberikan kontribusi melalui jabatan fungsional yang diembannya.

"Kita hidup di era yang berubah sangat cepat. Disrupsi teknologi, artificial intelligence, digital government, big data, perubahan perilaku masyarakat, hingga kompleksitas persoalan publik menuntut birokrasi bekerja dengan cara yang berbeda," ujarnya, Rabu (3/6/2026).

Agus menjelaskan tolok ukur keberhasilan seorang pejabat fungsional harus bergeser dari sekadar menyelesaikan tumpukan tugas administratif menjadi penciptaan nilai yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Dengan tuntutan publik yang semakin tinggi, output yang diharapkan tidak hanya berhenti pada dokumen laporan atau sertifikat, tetapi juga menghasilkan outcome dan impact yang nyata.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya