Heboh Pemadaman Listrik Imbas Stok Batu Bara Menipis, Ini 4 Faktanya

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis
Minggu 14 Juni 2026 06:11 WIB
Heboh Pemadaman Listrik Imbas Stok Batu Bara Menipis, Ini 4 Faktanya (Foto: PLN)
Share :

JAKARTA - Pemadaman listrik bergilir terjadi di kawasan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek). Pemadaman listrik bergilir ini terjadi satu hingga tiga jam lamanya.

Beredar kabar, pemadaman listrik bergilir ini krisis pasokan batu bara untuk memenuhi kebutuhan pembangkit listrik tenaga uap (PLTU).

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia pun sudah pasang badan mengenai pemadaman listrik bergilir ini. Dia membantah bahwa batu bara langka menjadi penyebab pemadaman listrik.

Berikut ini Okezone rangkum fakta-fakta pemadaman listrik bergilir, Jakarta, Minggu (14/6/2026).

1. Bahlil Tegaskan Batu Bara Tidak Langka

Bahlil menegaskan bahwa pemadaman listrik di sejumlah daerah terjadi bukan diakibatkan stok batu bara yang langka.  Bahlil memastikan persoalan pemadaman listrik yang terjadi di berbagai daerah pun telah ditangani oleh pemerintah. 

“Saya sampai dengan hari ini, malam ini juga masih ada rapat sama PLN di kantor untuk membahas masalah ini. Kalau dikatakan bahwa masalah batu bara itu langka, enggak benar,” kata Bahlil di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (11/6/2026).

2. Ada Masalah di Mesin

Bahlil menjelaskan sumber pemadaman listrik bergilir karena ada masalah pada mesin pembangkit. Ia pun memastikan stok batu bara di Tanah Air masih cukup banyak.

“Karena penugasan kita sudah mencapai 170 juta ton dan memang ada beberapa trouble di beberapa mesin yang disampaikan PLN dan kita akan selesaikan secepatnya,” ujar Bahlil.

Tak hanya itu, Bahlil juga menegaskan berupaya percepatan untuk pemulihan. Sehingga tak lagi ada pemadaman listrik. “Kita upayakan untuk segera tidak ada lagi pemadaman ya,” tambahnya. 

 

3. Kementerian ESDM soal Pasokan Batu Bara

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) membantah pemadaman listrik bergilir yang berlangsung di kawasan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) akibat stok batu bara yang menipis.

“Tidak ada batu bara menipis,” ujar Juru Bicara Kementerian ESDM Dwi Anggia ketika ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta.

Anggia menyampaikan pemadaman bergilir di kawasan Jabodetabek disebabkan oleh gangguan teknis.

Terkait permasalahan tersebut, Anggia menyampaikan pemerintah sudah berkomunikasi dengan PLN untuk mengantisipasi agar gangguan tersebut tidak berulang.

“Kalau ada isu-isu yang akan ada pemadaman, itu juga tidak benar. Dipastikan tidak benar,” ucap Anggia.

Dia juga menegaskan di tengah Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) batu bara yang masih terus berproses, tidak terdapat permasalahan dengan stok batu bara.

“Apalagi Pak Menteri (ESDM Bahlil Lahadalia) juga jelas menyampaikan terkait RKAB ini kan ada relaksasi bertahap, ya,” kata dia.

Pernyataan tersebut terkait dengan pemadaman listrik yang dialami oleh masyarakat di sebagian kawasan Jabodetabek. Pemadaman listrik telah berlangsung dalam sepekan dengan durasi yang beragam

4. Penjelasan PLN

PT PLN (Persero) menyampaikan bahwa saat ini sistem kelistrikan Jawa beroperasi dan terkendali dengan baik, meskipun terdapat kendala operasional yang berdampak pada berkurangnya pasokan listrik di sejumlah wilayah,

PLN terus berupaya secara intensif untuk menjaga keandalan pasokan listrik dan memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh pelanggan.

Menanggapi informasi yang beredar di masyarakat terkait blackout, PLN menegaskan bahwa kondisi tersebut tidak terjadi.

"PLN menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan," kata ujar Executive Vice President Komunikasi Korporat dan TJSL PLN Gregorius Adi Trianto dalam keterangan tertulis.

(Dani Jumadil Akhir)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya