Dia juga menyampaikan bahwa hal yang juga menjadi fokus Pertamina adalah bagaimana memastikan energi terutama BBM bersandar pada prinsip 4A dan 1S yaitu Availability (Ketersediaan), Accessibility (Kemudahan Akses), Affordability (Keterjangkauan Harga), dan Acceptability (Penerimaan/Kualitas), ditambah dengan Sustainability (Keberlanjutan).
Sementara itu, Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron mengatakan bahwa capaian tersebut merupakan bentuk kepercayaan yang harus dijawab dengan kinerja dan pelayanan yang semakin baik.
“Peringkat ini kami maknai sebagai amanah untuk terus meningkatkan pelayanan dan memperkuat kontribusi dalam menjaga ketahanan energi nasional. Semakin besar kepercayaan yang diberikan, semakin besar pula tanggung jawab kami untuk memastikan energi tersedia, terjangkau, dan dapat diandalkan oleh masyarakat di seluruh Indonesia,” ujarnya.
Menurut Baron, pengakuan tersebut menjadi pendorong bagi Pertamina untuk terus beradaptasi menghadapi perubahan lanskap energi global sekaligus memperkuat perannya dalam mendukung pembangunan nasional.
“Pengakuan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berinovasi, meningkatkan kinerja, dan menghadirkan manfaat yang nyata bagi masyarakat. Fokus kami tetap sama, yaitu memastikan kebutuhan energi nasional dapat terpenuhi secara aman, andal, dan berkelanjutan,” tuturnya.
(Anindita Trinoviana)