Selain persoalan pasokan batu bara, Darmawan menyebut, perseroan juga menghadapi tantangan lain berupa gangguan teknis pada dua pembangkit besar milik IPP. Kondisi ini membuat keduanya terpaksa keluar dari sistem kelistrikan Jawa.
"Dalam kondisi seperti ini, kami juga menghadapi kendala teknis di dua pembangkit besar di Pulau Jawa yang dimiliki dan dioperasikan oleh mitra kami. Ada dua pembangkit IPP yang mengalami gangguan teknis dan terpaksa keluar dari sistem kelistrikan di Pulau Jawa," tambahnya.
PT PLN (Persero) menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas terjadinya pemadaman listrik bergilir di Pulau Jawa yang disebabkan oleh kedua faktor tersebut.
"Kami atas nama PT PLN (Persero) ingin mohon maaf yang sebesar-besarnya karena Pulau Jawa mengalami pemadaman bergilir. Kami memahami kesulitan yang dihadapi oleh masyarakat dengan adanya peristiwa ini," pungkas Darmawan.
(Taufik Fajar)