Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Level Rp17.859 per Dolar AS

Anggie Ariesta, Jurnalis
Selasa 23 Juni 2026 16:27 WIB
Rupiah Hari Ini (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup melemah 16 poin atau sekitar 0,09 persen ke level Rp17.859 per dolar AS pada akhir perdagangan Selasa (23/6/2026).

Analis pasar uang, Ibrahim Assuaibi mengatakan bahwa salah satu sentimen datang dari eksternal yakni sentimen pasar membaik setelah Washington mengeluarkan izin umum 60 hari yang memungkinkan penjualan, pengiriman, dan impor minyak mentah dan produk minyak bumi Iran sebagai bagian dari negosiasi yang sedang berlangsung dengan Teheran.

"Langkah ini dilakukan setelah pejabat AS dan Iran melaporkan kemajuan menuju kesepakatan perdamaian yang lebih luas dan perpanjangan kerangka kerja gencatan senjata sementara," tulis Ibrahim dalam risetnya.

Adapun Trump mengatakan dalam sebuah unggahan di Truth Social pada hari Senin bahwa Iran akan setuju untuk melakukan inspeksi senjata untuk memastikan "kejujuran nuklir."

"Jika Iran tidak memenuhi kesepakatan mereka, atau jika mereka tidak berperilaku baik, saya akan melakukan apa yang harus saya lakukan," kata Trump kemudian kepada awak media.

Pengecualian sanksi, yang juga mencakup layanan perbankan, asuransi, dan pengiriman terkait, telah meningkatkan ekspektasi bahwa ekspor Iran dapat meningkat dalam beberapa minggu mendatang, berpotensi meningkatkan pasokan global pada saat kekhawatiran atas gangguan melalui Selat Hormuz mereda.

Para pejabat Iran pada hari Senin menggambarkan pembicaraan terbaru sebagai telah mencapai "kemajuan besar," sementara laporan media mengatakan Teheran telah mengamankan keringanan ekspor minyak dan petrokimia seiring berlanjutnya diskusi menuju kesepakatan akhir yang diharapkan dalam waktu 60 hari. Prospek kembalinya tambahan barel minyak Iran ke pasar menutupi risiko geopolitik yang masih ada

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya