Dari Gerai hingga Petani Kopi
Laporan ESG juga menunjukkan berbagai capaian lingkungan sepanjang 2025. Seluruh bahan baku utama kini dipasok dari pemasok lokal untuk memperkuat rantai pasok sekaligus mengurangi jejak karbon logistik. Perusahaan memetakan emisi gas rumah kaca di 1.173 gerai dengan total emisi mencapai 38,8 juta kilogram karbon dioksida ekuivalen. Berbagai inisiatif, mulai dari penggunaan kendaraan listrik, kerja hibrida, hingga daur ulang limbah, berhasil menekan emisi sebesar 81.672 kilogram karbon dioksida ekuivalen.
Sebanyak 50.369 kilogram limbah operasional juga dialihkan dari tempat pembuangan akhir. Limbah tersebut terdiri atas 43.456 kilogram minyak jelantah, 4.175 kilogram ampas kopi, 2.511 kilogram plastik, dan 228 kilogram tas spunbond.
Ribuan Jam Pelatihan dan Dukungan bagi Petani
Perusahaan juga menempatkan pengembangan sumber daya manusia sebagai investasi jangka panjang. Sepanjang 2025, tercatat 130.481 jam pelatihan diberikan kepada karyawan di kantor pusat maupun gerai.