Danantara Resmi Merger 4 Perusahaan Asset Management BUMN

Iqbal Dwi Purnama, Jurnalis
Selasa 07 Juli 2026 19:34 WIB
Danantara Resmi Merger 4 Perusahaan Asset Management BUMN (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara resmi menggabungkan atau merger empat perusahaan pengelola aset (asset management) BUMN menjadi satu entitas. 

Keempat perusahaan tersebut antara lain, Mandiri Manajemen Investasi, BRI Manajemen Investasi, PNM Investment Management dan BNI Asset Management.

Keputusan tersebut diambil dalam rapat pada hari ini, Selasa (7/7/2026) yang dihadiri oleh CEO Danantara sekaligus Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani, COO Danantara sekaligus Kepala BP BUMN Dony Oskaria, serta CIO Danantara Pandu Sjahrir. 

Melalui merger ini, Danantara akan memiliki perusahaan asset management terbesar di Indonesia yang mampu mengintegrasikan portofolio aset, memperkuat kapabilitas dan tata kelola, meningkatkan efisiensi pengelolaan, serta memperbesar daya tarik investasi. Konsolidasi ini juga diharapkan dapat mengoptimalkan pemanfaatan aset negara sehingga memberikan nilai tambah dan kontribusi ekonomi yang lebih besar bagi pembangunan nasional.

"Streamlining itu bukan tujuan akhir. Yang paling penting adalah bagaimana aset-aset BUMN yang sudah ditata bisa dikelola lebih optimal, lebih produktif, dan benar-benar menciptakan nilai tambah buat negara," ujar Dony dalam keterangan resmi, Selasa (7/7/2026). 

 

Melalui pembentukan perusahaan asset management terbesar di Indonesia, Danantara menegaskan komitmennya untuk membangun sistem pengelolaan aset negara yang lebih terintegrasi, profesional, dan berorientasi pada penciptaan nilai. 

"Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas aset BUMN, memperkuat kepercayaan investor, serta memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi nasional," katanya.

(Dani Jumadil Akhir)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya