Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Cegah PHK, Said Iqbal Minta Danantara Suntik Modal ke Perusahaan yang Hampir Bangkrut 

Iqbal Dwi Purnama , Jurnalis-Rabu, 01 Juli 2026 |20:08 WIB
Cegah PHK, Said Iqbal Minta Danantara Suntik Modal ke Perusahaan yang Hampir Bangkrut 
Said Iqbal (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh Said Iqbal meminta Danantara Indonesia memperkuat perannya dalam mencegah pemutusan hubungan kerja (PHK). 

Said Iqbal meminta peran Danantara dari sisi pembiayaan melalui Bank Himbara, kepada perusahaan yang tengah mengalami kesulitan keuangan atau nyaris bangkrut. 

"Semua pihak harus mendukung kebijakan Presiden Prabowo untuk menghindari terjadinya PHK. Danantara diharapkan mengambil peran sesuai tugasnya, baik melalui penyertaan modal maupun mendorong akses pembiayaan bagi perusahaan yang masih sehat," ujar Said Iqbal saat ditemui di Wisma Danantara, Rabu (1/7/2026). 

Ia menjelaskan, perusahaan yang menjadi sasaran bukanlah perusahaan yang telah kehilangan prospek bisnis, melainkan perusahaan yang mengalami tekanan likuiditas atau kekurangan modal kerja sehingga operasionalnya terganggu. Dengan tambahan pembiayaan, perusahaan tersebut diharapkan dapat kembali berproduksi dan mempertahankan tenaga kerjanya.

Salah satu perusahaan yang dibahas dalam pertemuan itu adalah PT Pabrik Kertas Indonesia (PT Pakerin) di Mojokerto. Menurut Said, Danantara akan mendorong bank-bank Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) untuk menyalurkan pinjaman modal kerja sekitar Rp400 miliar setelah dilakukan penilaian terhadap kondisi keuangan dan kelayakan usaha perusahaan.

PT Pakerin dinilai masih memiliki aset yang memadai sebagai jaminan serta prospek pasar yang baik. Jika pendanaan terealisasi, perusahaan berpotensi kembali mempekerjakan sekitar 2.700 pekerja, termasuk mantan karyawan yang sebelumnya terdampak PHK.

 

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement