Prabowo menilai masyarakat harus mendapatkan akses pembiayaan dengan bunga yang lebih terjangkau. Menurutnya, keberadaan koperasi simpan pinjam di setiap desa menjadi salah satu solusi untuk menyediakan akses pembiayaan tersebut.
"Karena itu angka 81 ribu muncul, karena jumlah desa dan kelurahan di seluruh Indonesia sekitar 81 ribu," katanya.
Menurut Prabowo, Kopdes Merah Putih tidak hanya berfungsi sebagai lembaga pembiayaan, tetapi juga dapat menjadi saluran distribusi berbagai kebutuhan masyarakat, termasuk barang subsidi.
"Masalahnya adalah untuk memotong cengkeraman para lintah darat itu, supaya membebaskan jutaan rakyat dari ketergantungan itu. Kemudian pupuk subsidi bisa di koperasi, gas tabung gas di koperasi, hampir semua barang subsidi bisa disalurkan dari koperasi supaya tidak diselewengkan. Karena banyak barang itu tidak sampai, tetapi diatur sedemikian rupa, bahkan ada yang diselundupkan ke luar negeri," ujar Prabowo.
Menurutnya, hal tersebut menjadi latar belakang pemerintah mendorong penguatan koperasi melalui program Kopdes Merah Putih.
(Feby Novalius)