JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum berencana membangun ulang Bandara Bandaneira dalam rangka mempercepat pengembangan kawasan pariwisata tersebut. Pembangunan tersebut rencananya akan memperpanjang landasan pacu (runway) Bandara Bandaneira hingga mencapai 2,2 kilometer.
Langkah ini tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan kunjungan wisata, tetapi juga memperkuat kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bencana Gunung Api Banda.
Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo menjelaskan, rencana tersebut merupakan tindak lanjut atas permohonan pemerintah daerah yang menginginkan peningkatan kapasitas bandara. Saat ini, panjang runway yang hanya sekitar 900 meter dengan lebar 30 meter dinilai belum memadai untuk melayani pesawat berukuran besar.
"Jadi, kita akan bikin 2,1 sampai 2,2 kilometer, bekerja sama dengan Kementerian Perhubungan untuk memperpanjang runway menjadi 2,2 kilometer," kata Menteri Dody, Minggu (12/7/2026).
Dengan perpanjangan runway tersebut, bandara ini nantinya dapat didarati pesawat dengan kapasitas lebih besar. Hal ini akan membuka akses wisatawan secara lebih luas ke Pulau Banda yang dikenal sebagai destinasi bersejarah dan bahari unggulan Indonesia.
Di sisi lain, peningkatan infrastruktur ini juga menjadi langkah strategis dalam mitigasi bencana. Letak Pulau Banda yang berada di kawasan cincin api menjadikannya rentan terhadap aktivitas vulkanik.
Dengan runway yang lebih panjang, proses evakuasi, distribusi logistik, dan penanganan darurat dapat dilakukan lebih cepat dan efektif.
"Ini masih daerah rawan bencana, dekat gunung berapi yang bisa meletus setiap saat. Sementara runway saat ini tidak sampai 1 kilometer, sehingga tidak bisa didarati pesawat Hercules," ujar Menteri Dody.
Pemerintah berharap kombinasi antara peningkatan aksesibilitas dan kesiapsiagaan bencana di Pulau Banda ini mampu mendorong pertumbuhan pariwisata sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat dan wisatawan.
Sementara itu, Bupati Maluku Tengah Zulkarnain Awat Amir menyambut baik komitmen pemerintah pusat. Pengembangan Bandara Bandaneira merupakan langkah fundamental untuk membawa Kepulauan Banda menjadi destinasi wisata unggulan berkelas dunia.
"Ini adalah langkah penting bagi kami. Dengan akses yang lebih terbuka, kami optimistis dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan," ungkap Zulkarnain.
(Feby Novalius)