Adapun emas berstandar LBMA harus berasal dari perusahaan pemurnian yang telah terdaftar dan memenuhi standar Good Delivery LBMA sehingga diakui dalam perdagangan internasional.
3. Penerimaan pasar
Emas murni biasa belum tentu dapat langsung diperdagangkan di pasar internasional karena harus melalui proses verifikasi tambahan.
Sebaliknya, emas yang memenuhi standar LBMA lebih mudah diterima dalam transaksi global karena kualitas dan asal produksinya telah diakui.
4. Produk yang beredar
Emas murni dapat ditemukan dalam berbagai bentuk batangan dari produsen lokal maupun nasional.
Sementara itu, emas berstandar LBMA berasal dari produsen yang telah mendapat pengakuan internasional, seperti Antam Logam Mulia, Perth Mint, Credit Suisse, dan Valcambi.
5. Acuan harga
Harga emas murni di pasar domestik umumnya mengikuti harga emas yang berlaku di Indonesia.
Sementara emas berstandar LBMA menggunakan acuan harga emas dunia, seperti harga emas London (London Spot Price), sehingga lebih mengikuti pergerakan pasar global.
(Feby Novalius)