Bio Farma Pakai Gas CNG Milik PGN, Biaya Energi Hemat 40 Persen

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis
Kamis 16 Juli 2026 13:01 WIB
Bio Farma Pakai Gas CNG Milik PGN, Biaya Energi Hemat 40 Persen (Foto: PGN)
Share :

JAKARTA - Pemanfaatan gas bumi di sektor kesehatan mulai diperluas sebagai bagian dari upaya mendukung transisi energi sekaligus meningkatkan efisiensi operasional industri strategis nasional. 

PT Bio Farma (Persero) memanfaatkan Compressed Natural Gas (CNG) sebagai sumber energi di fasilitas produksinya di Bandung melalui kerja sama dengan PT Gagas Energi Indonesia (PGN Gagas), anak usaha Subholding Gas Pertamina pada Rabu 15 Juli 2026. 

Langkah ini menjadi tonggak baru karena merupakan penggunaan CNG pertama dalam operasional produksi Bio Farma serta mendukung agenda transisi energi nasional menuju energi yang lebih bersih dan berkelanjutan, sekaligus menjadi penggunaan CNG pertama bagi Bio Farma sebagai bagian dari operasional produksinya.

Direktur Operasi Bio Farma Iin Susanti  menyampaikan bahwa ini merupakan langkah baru bagi Bio Farma untuk menggunakan energi yang lebih bersih.

"Bio Farma berkomitmen untuk menerapkan implementasi prinsip ESG salah satunya melalui pemanfaatan bahan bakar yang rendah emisi dan lebih ramah lingkungan seperti CNG," ujar Iin dalam keterangannya, Jakarta, Kamis (16/7/2026).

Sementara itu, Direktur Utama Gagas Energi Indonesia Santiaji Gunawan menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan bagian dari upaya PGN Gagas memperluas manfaat CNG ke sektor-sektor esensial di Indonesia.

"Kolaborasi dengan Bio Farma menjadi bagian dari komitmen kami memperluas manfaat CNG ke sektor-sektor esensial yang menopang kebutuhan dasar masyarakat, termasuk kesehatan. Keandalan pasokan energi di fasilitas produksi seperti Bio Farma sangat penting, karena menyangkut kesinambungan produksi yang berdampak langsung pada layanan kesehatan publik," kata Santiaji.

PGN Gagas merupakan anak usaha PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN), yang berperan sebagai Subholding Gas PT Pertamina (Persero). 

Kerja sama dengan Bio Farma menjadi bagian dari sinergi antara Holding BUMN Farmasi dan Subholding Gas Pertamina dalam mendukung ketahanan energi nasional sekaligus mempercepat transisi menuju energi yang lebih ramah lingkungan.

Kolaborasi ini juga memperkuat portofolio pelanggan Gaslink, layanan CNG milik PGN Gagas untuk sektor industri dan komersial. Hingga Juni 2026, Gaslink telah melayani lebih dari 600 pelanggan dengan total penyaluran hampir 11 BBTUD.

 

Untuk memenuhi kebutuhan operasional Bio Farma, PGN Gagas akan memasok sekitar 300.000 meter kubik CNG per bulan. Penggunaan energi tersebut diproyeksikan mampu meningkatkan efisiensi operasional hingga 40 persen dibandingkan sumber energi yang digunakan sebelumnya.

Sebagai produsen vaksin terbesar di Asia Tenggara dengan produk yang telah digunakan di lebih dari 150 negara, Bio Farma memiliki kebutuhan pasokan energi yang andal untuk menjaga kesinambungan proses produksinya. Bagi PGN Gagas, menjamin gas terus mengalir ke Bio Farma berarti turut menjaga salah satu fondasi penting dalam menjaga dan mendukung akses kesehatan bagi masyarakat.

Kolaborasi tersebut menjadi bukti sinergi antarekosistem BUMN dalam menghadirkan manfaat nyata bagi efisiensi operasional sekaligus mendukung target transisi energi dan keberlanjutan lingkungan di Indonesia.


 

(Dani Jumadil Akhir)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya