Terkait proses pengembalian dana, Nixon memastikan koordinasi dengan para pemangku kepentingan telah menghasilkan jadwal penarikan yang terstruktur dan jelas. Aspek penentuan waktu (timing) menjadi perhatian utama agar proses penarikan dana tidak mengganggu stabilitas likuiditas bank secara individual.
“Perlu memperhatikan timing yang pas. Kemarin kan agak sedikit masalah karena BI Rate naik, SRBI naik, maka likuiditas ketat. Terus duit harus kembali, itu sebenarnya terjadi crossing, berebut akhirnya. Namun, itu sudah berhasil diatasi. Kami semua menghadap Pak Menteri Keuangan, dipanggil DPR juga, dan kami jelaskan bahwa situasi ini bisa dicegah kalau ada koordinasi yang baik, terutama timing penarikannya,” jelas Nixon.
Agenda penarikan dana terdekat akan dilakukan pada September 2026, saat bank-bank penerima, termasuk BTN, diwajibkan menyetor kembali sebagian dana SAL kepada pemerintah.
Meski demikian, Nixon enggan merinci berapa nominal pasti yang harus dikembalikan BTN pada tenggat waktu tersebut.
Anggie
(Feby Novalius)