BTN Siap Kembalikan Dana SAL Rp38 Triliun ke Pemerintah

Anggie Ariesta, Jurnalis
Jum'at 17 Juli 2026 09:02 WIB
PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) menyatakan siap mengembalikan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) yang telah diterima. (Foto: Okezone.com/IMG)
Share :

JAKARTA - PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) menyatakan siap mengembalikan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) yang telah diterima sebelumnya secara bertahap sesuai dengan jadwal yang ditetapkan pemerintah. Jumlah dana SAL yang saat ini dikelola BTN telah mencapai Rp38 triliun.

“Itu awalnya kami menerima Rp25 triliun, ada beberapa tahapan, sempat dikembalikan juga. Terakhir posisinya di Rp38 triliun,” ujar Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu dalam paparan kinerja di Menara 2 BTN, Kamis (16/7/2026).

Ketika pemerintah menggelontorkan tambahan dana SAL sebesar Rp100 triliun pada periode terakhir, BTN mendapatkan alokasi sekitar Rp13 triliun.

Seluruh dana tersebut dialokasikan untuk mendukung ekspansi kredit bank, sejalan dengan instruksi awal pemerintah yang ingin memanfaatkan dana SAL untuk mendorong pertumbuhan kredit nasional.

Di internal BTN, dana SAL disalurkan ke sektor-sektor utama yang menjadi kekuatan bank, seperti Kredit Pemilikan Rumah (KPR), sektor komersial, serta konstruksi.

Dari sisi nominal, porsi terbesar disalurkan kepada Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

“Agak banyak di BUMN, seperti Bulog dan sebagainya,” kata Nixon.

Terkait proses pengembalian dana, Nixon memastikan koordinasi dengan para pemangku kepentingan telah menghasilkan jadwal penarikan yang terstruktur dan jelas. Aspek penentuan waktu (timing) menjadi perhatian utama agar proses penarikan dana tidak mengganggu stabilitas likuiditas bank secara individual.

“Perlu memperhatikan timing yang pas. Kemarin kan agak sedikit masalah karena BI Rate naik, SRBI naik, maka likuiditas ketat. Terus duit harus kembali, itu sebenarnya terjadi crossing, berebut akhirnya. Namun, itu sudah berhasil diatasi. Kami semua menghadap Pak Menteri Keuangan, dipanggil DPR juga, dan kami jelaskan bahwa situasi ini bisa dicegah kalau ada koordinasi yang baik, terutama timing penarikannya,” jelas Nixon.

Agenda penarikan dana terdekat akan dilakukan pada September 2026, saat bank-bank penerima, termasuk BTN, diwajibkan menyetor kembali sebagian dana SAL kepada pemerintah.

Meski demikian, Nixon enggan merinci berapa nominal pasti yang harus dikembalikan BTN pada tenggat waktu tersebut.

Anggie

(Feby Novalius)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya