JAKARTA - Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, buka suara soal Dosen Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (UGM) Nabiyla Risfa Izzati, yang terkena doxing usai mengkritik kebijakannya. Dody pun mengaku tidak tahu mengenai hal tersebut.
"Saya ini lho, pegiat media sosial enggak, gimana saya tahu arti kata doxing ini. Gak ngerti saya gitu-gitu," ujar Dody di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (20/7/2026).
Bahkan, Dody juga berani bersumpah atas nama Allah SWT kalau benar dirinya tidak mengetahui makna doxing.
"Doxing ini saja kosakata baru bagi saya. Demi Allah, demi Rasulullah, saya ini padahal saya bilang, saya ini kan masih muslim kan. Terus saya bilang demi Allah, demi Rasulullah saya bohong, kan gak mungkin lah," kata dia.
Sebelumnya, Nabiyla melayangkan somasi terhadap pelaku doxing karena telah menyebarluaskan data pribadi beserta keluarganya ke publik.
Nabiyla mendapatkan ancaman setelah melakukan kritik keras kebijakan Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo yang melakukan mutasi ASN di lingkungan Kementerian PU.
Pada 11 Juli 2026 lalu, Nabiyla mengunggah ulang kabar mutasi ASN ke Maluku Utara yang diturunkan dari eselon 3a menjadi golongan 2d oleh Menteri PU Dodu Hanggodo. Nabiyla merasa geram dan menyatakan sebaiknya kebijakan tersebut digugat di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).