JAKARTA - Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Anindya Bakrie menemui Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. Pertemuan tersebut membahas kinerja ekspor serta upaya memperbaiki iklim investasi nasional.
Anindya menyampaikan gagasannya melalui pengenalan inisiatif buku strategis berjudul 'We Buy from Indonesia' sebagai instrumen pemasaran untuk mendorong ekspor komoditas nonmigas dan produk UMKM. Penyerahan buku tersebut kepada Airlangga menjadi bagian dari upaya membangun sinergi strategis antara Kadin, pelaku usaha, dan pemangku kepentingan.
Dia menekankan nilai ekspor Indonesia yang mencapai sekitar USD300 miliar, dengan sekitar USD60 miliar di antaranya berasal dari komoditas seperti batu bara, kelapa sawit, dan ferro alloy. Sementara itu, sekitar USD240 miliar lainnya berasal dari berbagai sektor, termasuk UMKM, tekstil, sepatu, hingga garmen.
"Kami meminta masukan dan mohon dukungan untuk produk kita kepada Pak Menko Airlangga, yaitu buku We Buy from Indonesia sebagai alat marketing dan inspirasi untuk meningkatkan perdagangan," ujar pria yang akrab disapa Anin itu, usai pertemuan dengan Airlangga di Rumah Dinas Widya Chandra, Jakarta, Jumat (24/7/2026).
Anindya menjelaskan, buku interaktif tersebut didukung integrasi teknologi digital untuk memetakan keterlibatan industri dalam negeri dalam rantai pasok global.