JAKARTA - Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Luar Negeri Kadin Indonesia, James T. Riady memberikan apresiasi tinggi atas langkah strategis Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian dalam memaparkan ketangguhan fundamental ekonomi nasional.
James mengungkapkan bahwa dunia usaha menyambut baik transparansi dan inisiatif pemerintah yang secara aktif merangkul para perwakilan negara sahabat.
Menurut James, salah satu poin kejutan dalam pertemuan hari ini, yaitu penempatan teknologi Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) sebagai panggung utama strategi pertumbuhan masa depan Indonesia. Pemerintah telah mengunci komitmen investasi raksasa untuk memperkuat infrastruktur digital nasional.
"Dan ini hari juga kami senang sekali mendengar beberapa inisiatif baru yang surprising untuk kita semua adalah ke depan ini mengenai artificial intelligence akan merupakan satu center stage untuk Indonesia," kata James usai KADIN Diplomatic Economic Breakfast, Jumat (10/7/2026).
James menambahkan, infrastruktur tersebut mencakup pembangunan stasiun pendaratan kabel laut atau landing point di wilayah strategis, serta pasokan perangkat keras pemrosesan data paling mutakhir di dunia.
"Bahwa sudah ditandatangani dan sudah ada beberapa kegiatan itu untuk landing point di Batam dan di Bitung, tentu sudah juga di Jakarta dan banyak data center yang masuk dan bahkan nanti akan ada puluhan miliar dolar yang akan masuk membangun computing center, membawa chip-chip yang GPU yang paling advance bawa ke sini membangun computing center," jelas James.
James menambahkan bahwa Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dijadwalkan akan segera bertolak ke Singapura dalam bulan ini untuk meresmikan salah satu infrastruktur penghubung digital tersebut.