Harga Emas Antam Turun Jadi Rp2.613.000 per Gram Hari Ini

Anggie Ariesta, Jurnalis
Selasa 28 Juli 2026 11:02 WIB
Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali mengalami penurunan pada perdagangan hari ini. (Foto: Okezone.com)
Share :

JAKARTA - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali mengalami penurunan pada perdagangan hari ini. Harga emas Antam turun Rp9.000 per gram menjadi Rp2.613.000 per gram dari sebelumnya Rp2.622.000 per gram.

Penurunan juga terjadi pada harga beli kembali (buyback). Nilai buyback emas Antam turun Rp9.000 menjadi Rp2.361.000 per gram.

Dalam ketentuan perpajakan yang berlaku, pembelian emas batangan dengan ukuran 1 gram hingga 1.000 gram (1 kilogram) dikenakan potongan pajak sesuai Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 34/PMK.10/2017.

Sementara itu, transaksi penjualan kembali (buyback) emas batangan ke PT Antam Tbk dengan nilai di atas Rp10 juta dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 1,5 persen bagi pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan 3 persen bagi non-NPWP. PPh tersebut dipotong langsung dari total nilai buyback yang diterima pelanggan.

Untuk ukuran terkecil, emas Antam pecahan 0,5 gram dibanderol Rp1.356.000, sedangkan pecahan 1 gram dijual seharga Rp2.613.000. Selanjutnya, emas ukuran 2 gram dipasarkan dengan harga Rp5.166.000, sementara ukuran 3 gram dijual Rp7.724.000.

Adapun emas Antam pecahan 5 gram dibanderol Rp12.840.000 dan ukuran 10 gram dijual seharga Rp25.625.000. Untuk pecahan yang lebih besar, emas ukuran 25 gram dipasarkan Rp63.937.000, sedangkan ukuran 50 gram dibanderol Rp127.795.000.

Sementara itu, emas Antam ukuran 100 gram dijual seharga Rp255.512.000. Untuk pecahan 250 gram, harganya mencapai Rp638.515.000, sedangkan ukuran 500 gram dibanderol Rp1.276.820.000. Adapun emas Antam ukuran terbesar, yakni 1.000 gram atau 1 kilogram, dipasarkan dengan harga Rp2.553.600.000.

(Feby Novalius)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya