IIF juga terus mendorong penerapan standar ESG internasional. Di luar aspek kepatuhan, implementasi ESG meningkatkan kualitas proyek, memperkuat manajemen risiko, memperluas akses pembiayaan internasional, dan mendukung keberlanjutan bisnis jangka panjang untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik bagi masyarakat.
"Meskipun kondisi operasional masih dinamis dan menantang, kami terus melangkah maju dengan pipeline transaksi yang terus bertumbuh. Hanya dalam bulan ini, IIF telah menyelesaikan tiga transaksi baru senilai hampir Rp833 miliar di bidang infrastruktur logistik, energi terbarukan, dan fasilitas pengolahan air," katanya.
Untuk mendukung rencana pertumbuhan, IIF memperkuat kapasitas pendanaan dengan menghimpun dana lebih dari Rp1,3 triliun dari lembaga keuangan domestik dan internasional. Selain itu, IIF telah menyelesaikan batch pertama dari program penghimpunan dana melalui pasar modal senilai Rp652 miliar, yang terdiri dari obligasi Rp432 miliar dan surat berharga perpetual Rp220 miliar.
IIF berada pada posisi yang baik untuk terus mendukung pembangunan infrastruktur nasional sebagai salah satu penggerak utama pertumbuhan ekonomi. IIF juga berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan guna memenuhi beragam kebutuhan nasabah dan mendukung industri keuangan serta pasar modal secara keseluruhan.
(Dani Jumadil Akhir)