Sebelum dipercaya memimpin BPMA, Mawardi Nur menjabat sebagai Direktur Utama PT Pembangunan Aceh (PEMA) Perseroda. Di bawah kepemimpinannya, PEMA melakukan transformasi tata kelola dan diversifikasi usaha ke berbagai sektor, antara lain perdagangan kopi Aceh, pabrik baja ringan, pembangunan Infrastruktur telekomunikasi dan perikanan. Langkah tersebut memperkuat kinerja perusahaan, membuka peluang kerja, serta meningkatkan kontribusi terhadap perekonomian daerah.
“Kami ingin memastikan industri migas tidak hanya meningkatkan produksi, tetapi juga menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat Aceh melalui investasi, pemberdayaan pelaku usaha lokal, dan peningkatan kualitas SDM,” tutup Mawardi.
(Taufik Fajar)