Capaian tersebut, menurut Presiden, menjadi bukti nyata bahwa komitmen pemerintah dalam mengalokasikan anggaran bagi kesejahteraan masyarakat tidak harus mengorbankan stabilitas makroekonomi dan kesehatan APBN.
“Ini adalah bukti bahwa keberpihakan pada rakyat dapat berjalan bersama disiplin fiskal. Kita tidak memilih antara pertumbuhan dan kehadirannya, kita memilih keduanya, kita tidak memilih antara membantu rakyat dan menjaga APBN, kita melakukan kedua-duanya,” pungkas Prabowo.
(Taufik Fajar)