Sementara itu, imbal hasil atau tingkat suku bunga Surat Berharga Negara (SBN) tenor 10 tahun diperkirakan berada pada level 6,9 persen.
Di sektor energi, pemerintah mematok asumsi harga minyak mentah Indonesia (ICP) sebesar 75 dolar AS per barel, dengan target lifting minyak bumi disepakati sebesar 610 ribu barel per hari.
Di sisi lain, pergerakan nilai tukar rupiah di pasar spot menutup perdagangan akhir pekan dengan tren positif terhadap dolar AS. Mata uang Garuda berhasil membalikkan keadaan dan menguat setelah sempat tertekan pada sesi pembukaan.
Berdasarkan data Bloomberg pada Jumat (14/8/2026), rupiah spot ditutup menguat ke posisi Rp17.827 per dolar AS. Rupiah terapresiasi sebesar 0,28 persen dibandingkan tingkat penutupan hari sebelumnya yang berada di level Rp17.877 per dolar AS.
(Taufik Fajar)