RUEN 2026–2035 Bukan Sekadar Dokumen, Target Dekarbonisasi Industri Harus Jalan

Feby Novalius, Jurnalis
Jum'at 28 Agustus 2026 10:06 WIB
Pemerintah didorong tidak sekadar menetapkan target dekarbonisasi industri dalam Rencana Umum Energi Nasional (RUEN) 2026–2035. (Foto: Okezone.com/Setpres)
Share :

“Yang sebetulnya yang ingin saya sampaikan, kita perlu menutup kesenjangan antara perencanaan dan implementasi,” ujar Zakiul.

Menurut Zakiul, RUEN juga perlu menentukan skala prioritas industri yang akan menjalani dekarbonisasi. Setiap sektor memiliki karakteristik dan tingkat kesulitan transisi yang berbeda sehingga pendekatan kebijakan tidak dapat diterapkan secara seragam.

“RUEN mestinya menentukan juga skala prioritas industri mana yang mau didekarbonisasi,” katanya.

Ia mencontohkan hasil riset CELIOS terhadap sejumlah industri berat yang menunjukkan perbedaan tingkat kelayakan dekarbonisasi antarsektor.

Zakiul menekankan bahwa keberhasilan dekarbonisasi tidak cukup diukur dari besarnya kapasitas energi terbarukan yang dibangun. Pengurangan penggunaan energi fosil oleh industri juga perlu menjadi ukuran keberhasilan.

“Dekarbonisasi ini tidak cukup dari berapa gigawatt energi terbarukan yang dibangun untuk digunakan di sektor industri tersebut, tapi juga diukur dari seberapa besar emisi dari penggunaan energi fosil industri benar-benar berkurang,” ujarnya.

Upaya menjembatani perencanaan dan implementasi tersebut juga bergantung pada kepastian regulasi.

Ahmad Zuhdi Dwi Kusuma, Associate Principal Energy Shift Institute, menilai RUEN perlu menjadi pijakan yang kuat bagi kebijakan turunannya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya