Keberhasilan program pemutakhiran data ekonomi berskala nasional ini dinilai Muzani menuntut partisipasi aktif serta sikap kooperatif dari seluruh elemen masyarakat di berbagai wilayah. Muzani mengimbau publik untuk memberikan informasi yang faktual dan menyambut kedatangan petugas sensus di lingkungan masing-masing.
"Pendataan Sensus Ekonomi ini merupakan kehormatan besar bagi kami sebagai warga negara, dan kami mengucapkan terima kasih kepada BPS beserta Ibu Kepala. Saya berharap kegiatan ini bisa berjalan lancar dan diikuti oleh sebanyak mungkin warga negara Indonesia," tukas Muzani.
Adapun Sensus Ekonomi 2026 adalah program pendataan berskala nasional atas seluruh unit usaha dan aktivitas ekonomi di Indonesia yang diselenggarakan setiap 10 tahun sekali oleh BPS. Pelaksanaan sensus dimulai pada 15 Juni 2026 dan berakhir 31 Agustus 2026.
(Taufik Fajar)