Belajar dari Kasus Timbul, BPS Ajak Masyarakat Mutakhirkan Data DTSEN

Feby Novalius, Jurnalis
Minggu 30 Agustus 2026 07:02 WIB
Badan Pusat Statistik (BPS) menekankan pentingnya pemutakhiran Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) secara berkala. (foto: Okezone.com/BPS)
Share :

JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) menekankan pentingnya pemutakhiran Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) secara berkala untuk memastikan data sosial ekonomi masyarakat tetap sesuai dengan kondisi terkini. Hal tersebut menjadi sorotan setelah data Timbul, seorang tukang becak di Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, mengalami perubahan posisi desil dari desil 1 menjadi desil 9 sebelum akhirnya diperbarui menjadi desil 3.

Kepala BPS RI Amalia Adininggar Widyasanti mengatakan pemutakhiran DTSEN tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan peran aktif masyarakat. Masyarakat dapat memperbarui data secara mandiri melalui kanal yang telah disediakan.

“Peran aktif masyarakat dalam melakukan pemutakhiran secara mandiri merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab bersama untuk memastikan DTSEN yang digunakan sebagai basis data pembangunan tetap valid dan akurat,” kata Amalia melalui keterangan tertulis di Jakarta, Minggu (30/8/2026).

Kasus Timbul menjadi salah satu contoh pentingnya pembaruan data secara berkala. Data Timbul sebelumnya menjadi perhatian publik setelah posisi desilnya dalam DTSEN tercatat berubah dari desil 1 menjadi desil 9.

BPS Provinsi Yogyakarta dan BPS Kabupaten Kulon Progo kemudian melakukan pengecekan langsung ke tempat tinggal Timbul di Kulon Progo. Dari hasil pengecekan, BPS menemukan informasi mengenai kondisi Timbul yang sebelumnya tercatat dalam DTSEN belum mencerminkan kondisi terkini.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya