JAKARTA - Penguatan kapabilitas perusahaan logistik dinilai penting untuk menjaga keandalan rantai pasok energi nasional, terutama untuk memastikan distribusi BBM dan LPG dapat menjangkau berbagai wilayah Indonesia.
Direktur Pusat Studi Kebijakan Publik (Puskepi) Sofyano Zakaria mengatakan, pengalaman dan kemampuan perusahaan logistik energi menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kelancaran distribusi energi nasional. Menurutnya, perusahaan perlu terus meningkatkan kemampuan operasional dan inovasi untuk menghadapi kebutuhan energi yang terus berkembang.
“Selama 30 tahun, Patra Logistik telah membuktikan peran strategis dan kontribusi nyatanya dalam menjaga keandalan rantai pasok energi nasional. Dedikasi ini menjadi bukti komitmen perusahaan dalam menyokong stabilitas distribusi energi hingga ke seluruh pelosok Nusantara,” ujar Sofyano, Selasa (1/9/2026).
Sofyano menyampaikan hal tersebut saat memberikan apresiasi atas perjalanan tiga dekade PT Patra Logistik. Menurutnya, pengalaman selama 30 tahun menjadi modal penting bagi perusahaan dalam menjalankan fungsi logistik energi.
Patra Logistik memasuki usia ke-30 pada Agustus 2026. Sebagai bagian dari Subholding Downstream PT Pertamina Patra Niaga, perusahaan menjalankan layanan logistik energi, mulai dari transportasi hingga pengelolaan terminal dan fasilitas energi.
Patra Logistik saat ini mengelola lebih dari 4.000 unit mobil tangki untuk mendukung distribusi BBM dan LPG. Perusahaan juga menggunakan moda transportasi multimoda di Papua serta moda udara untuk mendukung penyaluran BBM ke Krayan, Kalimantan Utara.
Menurut Sofyano, kemampuan mendistribusikan energi hingga wilayah pelosok menjadi salah satu aspek penting dalam menjaga ketahanan pasokan energi nasional. Karena itu, perusahaan perlu mempertahankan kinerja operasional sekaligus meningkatkan kapabilitas untuk menghadapi perubahan kebutuhan energi.