Destry memandang bahwa terjaganya stabilitas merupakan fondasi utama dalam menciptakan iklim usaha yang kondusif agar ekonomi mampu melaju lebih kencang. Oleh sebab itu, ia memastikan bank sentral akan menaruh perhatian penuh pada pengendalian tekanan harga atau inflasi serta pengawalan nilai tukar rupiah.
"Karena kalau ekonomi kita stabil, kita juga bisa terus menjaga nilai tukar stabil, inflasi stabil, tentu itu kan akan menciptakan iklim ekonomi yang kondusif untuk nanti ekonomi kita bisa tumbuh lagi," tegasnya.
Berangkat dari pertimbangan tersebut, Destry menilai arah kebijakan moneter ke depan tidak akan banyak mengubah strategi yang telah ditempuh bank sentral selama ini dalam memitigasi dampak guncangan ekonomi dunia.
"Jadi, stance tetap sama ya, bahwa stabilitas tetap dalam kondisi seperti sekarang ketidakpastian global masih tinggi, maka stabilitas tetap menjadi kunci bagi kami," katanya.
(Dani Jumadil Akhir)