“Dari posko yang telah kita buka, ada kurang lebih 2.500 data yang tidak sesuai. Bahkan ada yang tidak terdaftar di DTSEN,” kata Dea.
Dea meminta persoalan tersebut tidak berhenti pada warga yang sempat memegang mikrofon dan berbicara dalam dialog.
“Tidak hanya Ibu dan Bapak yang tadi ngomong megang mikrofon, tapi semua data yang kami pegang itu juga harus diberikan perubahan,” ujarnya.
(Feby Novalius)