El Nino Diprediksi Bertahan hingga 2027, Industri Hadapi Tantangan Pengelolaan Air

Feby Novalius, Jurnalis
Jum'at 18 September 2026 09:40 WIB
Perubahan pola iklim mendorong industri untuk semakin adaptif dalam mengelola sumber daya air. (Foto: Okezone.com/SMBC)
Share :

Di Pabrik Cilacap, Jawa Tengah, air hujan yang tertampung di settling pond digunakan kembali untuk kebutuhan produksi. Upaya tersebut membuat penggunaan air baku di pabrik itu turun 37% pada 2025 dibandingkan dengan baseline 2019.

Sementara itu, Pabrik Narogong, Jawa Barat, menggunakan teknologi Programmable Logic Controller (PLC) dan Internet of Things (IoT) untuk mengatur distribusi air. Teknologi tersebut membantu mengurangi konsumsi air tawar dari sungai sebesar 82 megaliter sepanjang 2025.

Pabrik Lhoknga, Aceh, juga memanfaatkan air hujan melalui fasilitas penampungan untuk mengurangi penggunaan air sungai. Pada 2025, pabrik tersebut mencatat penurunan penggunaan air baku dari sungai sebesar 100%.

Edi mengatakan pengelolaan air perlu dilakukan melalui efisiensi, penggunaan kembali, dan pemanfaatan sumber air alternatif untuk menghadapi perubahan iklim.

“Ketahanan menghadapi perubahan iklim dibangun dari keputusan yang kita ambil hari ini. Setiap upaya untuk menggunakan kembali air, memanfaatkan sumber alternatif, dan mengurangi kehilangan air membantu menjaga ketersediaannya bagi operasi, lingkungan, maupun masyarakat,” kata Edi.

(Feby Novalius)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya