"Keuntungannya kartu kredit saya enggak ngajarin ngutang. Tapi kartu kredit ini adalah dalam bentuk pembayaran yang tertunda. Jadi belanja sekarang bayarnya mungkin sebulan kemudian. Kalau dibayar lunas enggak kena bunga. Tapi kalau enggak dibayar lunas ya kena bunga uang pake dananya bank," jelas Filianingsih.
Selain memperkuat ekosistem pembayaran digital nasional, BI menilai capaian penerbitan KKI ini menjadi solusi penting dalam menjaga daya beli masyarakat dan berfungsi sebagai penyangga (buffer) konsumsi harian.
"Jadi ini untuk konsumsi buffer. Artinya kalau misalnya anak-anak kos juga yang belum terima kiriman. Masih bisa menggunakan ini. Karena nanti pada saat kirimannya datang. Bisa dilakukan pembayaran secara lunas," pungkas Filianingsih.
(Taufik Fajar)