"Apa yang kita baca, artikel yang kita baca, foto jurnalis yang kita lihat, yang kadang kita asal swipe, ternyata untuk membuatnya itu tidak mudah. Penuh dengan pengorbanan, ada perjalanan, ada risiko," katanya.
Dia menegaskan tali kasih yang diberikan BP BUMN tidak dimaksudkan untuk menggantikan kehilangan yang dialami keluarga. Bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian sekaligus upaya keluarga besar BUMN untuk hadir dan memberikan dukungan di tengah situasi sulit yang dihadapi keluarga.
"Tali kasih yang akan kita berikan pada sore hari ini tentu tidak akan bisa menggantikan apa yang hilang. Kami hanya ingin berikhtiar untuk menyampaikan bahwa Bapak dan Ibu tidak sendiri," katanya.
Sejumlah BUMN turut hadir dalam kegiatan tersebut untuk memberikan dukungan kepada keluarga. Beberapa BUMN yang hadir antara lain Peruri, Perum Jasa Tirta I, Perum Jasa Tirta II, Pelindo, ASDP, Jasa Marga, PTPN, serta Perum LKBN Antara.
Tedi juga meminta perhatian terhadap keselamatan para jurnalis terus ditingkatkan, termasuk dukungan bagi insan pers yang menjalankan tugas di lapangan.