"Ini kita membahas likuiditas, strategi penerbitan surat berharga pemerintah, dan SRBI di BI dan beberapa isu lainnya," ungkap Destry.
Dari hasil pertemuan tersebut, Bank Indonesia dan Kementerian Keuangan menyepakati penguatan kerangka sinergi kebijakan yang dirumuskan ke dalam lima pilar utama.
"Kita dalam sinergi akan menggunakan lima pilar," kata Destry.
Rincian lima pilar kolaborasi fiskal-moneter tersebut meliputi:
Pertama, optimalisasi pertumbuhan ekonomi dengan memaksimalkan instrumen kebijakan fiskal dan moneter secara terpadu guna menopang laju pertumbuhan ekonomi nasional.