Di sektor ketenagalistrikan, pemanfaatan biomassa melalui cofiring menjadi salah satu implementasi bioenergi yang telah dikembangkan PLN. Program tersebut diarahkan pada 52 PLTU dengan total kapasitas 18,9 gigawatt (GW). Pemanfaatan cofiring memungkinkan biomassa digunakan dengan memanfaatkan infrastruktur pembangkit yang telah tersedia.
Ke depan, ekosistem bioenergi PLN EPI tidak hanya diarahkan untuk memenuhi kebutuhan pembangkit PLN, tetapi juga berpotensi melayani industri domestik, independent power producer (IPP), hingga pasar ekspor. Pengembangan tersebut menjadi bagian dari upaya PLN EPI membangun portofolio bisnis rendah karbon di tengah transformasi sektor energi.
Sekadar informasi, strategi pengembangan bioenergi ini dibahas PLN EPI melalui partisipasinya dalam Enlit Asia MKI Electricity Connect 2026 yang berlangsung pada 22-24 September 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang, dengan mengembangkan potensi sumber daya domestik menjadi berbagai produk energi, mulai dari biomassa, biochar, syngas, biohidrogen, compressed biogas (CBG), biofuel, hingga bioethanol.
(Dani Jumadil Akhir)